Monday, September 26, 2011

Rindu

The only hero


Rindu Buat Abah

Pagi itu diam …….
Ketika Pucuk pucuk cemara terpaku bisu
Membawa jiwaku mengembara…
Hingga menembus batas lamunku

Di sini ……..
Masih Aku simpan setangkup rindu untukmu
Di sudut hati, dimana keresahan membias sendu
Hingga lelah hati temani sepiku..

Entah….
Masih sanggupkah tangan ini melukis langit
Dan menggambar garis garis pucat wajahmu
Diantara Rindu … yang hempaskan aku.
Atau biarkan saja angin menghapus Jejakmu

Mungkin..
Aku Akan terus menanti
Tapi Kau Takkan Kembali ……

Di sini….

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget